Teknik Memasak Deep Frying

Memasak adalah salah satu keterampilan hidup yang diperlukan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Memasak adalah kegiatan menyiapkan makanan dengan cara mengolah dan memanaskan bahan makanan mentah agar bahan makanan tersebut dapat dikonsumsi dengan baik.

Memasak terdiri dari berbagai macam metode, teknik, peralatan dan kombinasi bumbu dapur. Hal tersebut dilakukan untuk mengatur rasa, memudahkan makanan untuk di cerna, mengubah makanan dari segi warna, rupa, rasa, tekstur, penampilan dan nilai nutrisi.

Memasak secara umum adalah persiapan, proses memilih, mengatur kuantitas, dan mencampur bahan makanan dengan urutan tertentu dengan tujuan untuk medapatkan hasil yang diinginkan.

Dalam memasak, tentunya ada macam – macam teknik yang beragam dan tentunya akan mempengaruhi rasa serta tekstur masakan, mialnya teknik deep frying.

Makanan yang dimasak dengan menggunakan teknik deep frying ini biasa lebih menggugah selera karena bertekstur crispy di bagian luar.

Tak heran apabila makanan yang dimasak dengan menggunakan teknik deep frying ini selalu menjadi favorit dalam setiap kalangan, terutama untuk anak-anak.

Deep frying merupakan metode penggorengan dengan menggunakan minyak goreng yang banyak dan panas sehingga bahan pangan yang digoreng terendam secara keseluruhan.

Proses memasak dengan teknik deep frying ini tentu memerlukan strategi tertentu agar tercipta tekstur crispy di bagian luar, matang dan lembut di bagian dalam.

Penggunaan minyak yang banyak dalam menggunakan teknik ini akan menjadikan bahan pangan terendam sempurna.

Dengan begitu, tentu akan terjadi perpindahan panas dan massa secara simultan selama proses penggorengan tersebut.

Teknik memasak deep frying merupakan salah satu teknik memasak dengan cara mengolah makanan dengan merendamnya ke dalam minyak panas yang idealnya bersuhu 176 sampai dengan 190 derajat Celsius.

Saat menggunakan teknik ini, kalian wajib unutk memilih jenis minyak yang tepat agar kesehatan makanan tetap terjaga.

Ada banyak teknik memasak yang dapat digunakan dalam melakukan pengolahan makanan. Salah satu teknik yang paling populer hampir di seluruh dunia adalah teknik memasak deep frying ini atau goreng rendam.

Contohnya adalah membuat fried chicken dan french fries yang dibuat dengan menggunakan teknik ini. Deep frying seringkali memberikan dampak buruk buat kesehatan.

Karena dengan menggunakan teknik memasak ini dapat meningkatkan asupan kalori, menyerap lemak, dan rendah serat serta nutrisi yang penting.

Ini sebabnya, deep frying adalah metode yang banyak dihindari oleh sebagian orang. Maka dari itu metode deep frying adalah cara memasak yang benar-benar harus dipahami.

Hal – hal yang harus di perhatikan dalam menggunakan teknik Deep Frying adalah sebagai berikut :

1. Memilih Minyak yang Tepat

Teknik Memasak Deep Frying
https://www.idntimes.com/

Dalam menjalankan teknik deep frying, kalian harus mengggunakan dan memilih jenis minyak goreng yang tepat, minyak goreng yang tahan dengan suhu yang tinggi dan bisa di gunakan berulang kali.

Maka dari itu, minyak zaitun atau olive oil sangatlah tidak cocok digunakan untuk teknik memasak deep frying ini.

Karena olive oil dan zaitun lebih tepat di gunakan untuk mwmbuat tumisan ringan atau bahkan untuk sekedar membuat dressing makanan dan salad.

Para koki professional pada umumnya lebih memilih minyak sayur biasa yang telah di uji titik panasnya. Selain itu, minyak saur juga memiliki harga yang ekonomis dan sangat cocok di gunakan dalam rumah tangga maupun restoran yang khususnya menyajikan makanan dengan masakan yang di goreng.

Pastikan minyak yang telah di gunakaan sebelumnya di saring terlebih dahulu jika akan di gunakan secara berulang. Opsi lain selain minyak sayur bisa juga menggunakan minyak kacang, minyak bunga matahari ataupun minya canola.

Jenis minyak yang di gunakan dalam memasak dengan menggunakan teknik deep frying ini tentu akan menghasilkan penggorengan yang berbeda dan akan mempengaruhi rasa makanan yang kita masak.

Jika kita menggunakan minyak goreng yang cocok, tentu hasil yang kita dapatkan lebih terlihat maksimal. Kalian juga bisa menggunakan minyak safflower sebagai pengganti minyak sayur atau beberapa minyak yang telah di sebutkan sebelumnya.

2. Persiapan Memasak dengan Teknik Deep Frying

Sebelum memasak atau menggoreng dengan menggunakan teknik deep frying ini, sadapun hal – hal yang harus di perhatikan.

Makanan yang akan di goreng sebaiknya di lapisi dengan adonan dan cukup taburi dengan tepung. Tapi apabila jika kalian sedang ingin menggoreng makanan tanpa lapisan tepung ataupun tidak memakai lapisan apapun sama sekali,

sebaiknya bahan makanan yang akan kalian masak keringkan terlebih dahulu dengan cara mengelapnya menggunakan tisu kertas makanan, karena apabila makanan masih basah, kelebihan air pada makanan akan membuat teknik memasak deep frying ini tidak akan bekerja dengan baik.

Proses memasak dengan menggunakan teknik deep frying ini pada umumnya menggunakan alat masak yang khusus. Alat ini biasanya memiliki strainer atau peniris minyak yang dapat di kaitkan.

3. Suhu

Ketika kalian memasak menggunakan teknik deep frying ini, kalian tentu harus mengetahui terlebih dahulu berapa besar suhu yang kalian butuhkan.

Setelah mengetahui suhu yang tepat, kalian wajib selalu memantau ketika sedang memasak.

4. Persiapan Adonan

Sebelum kita memasak dengan menggunakan teknik deep frying ini, kita perlu menyiapkan adonan tepung yang telah di bumbui dengan sempurna.

Pada umumnya, ukuran makanan yang di goreng memiliki permukaan luar yang cryspi dan ini hanya dapat kita hasilkan apabila adonan tepung yang kita gunakan telah kita bumbui dengan sempurna.

Berikut di bawah ini adalah beberapa cara yang di lakukan untuk menyiapkan adonan dengan sempurna :

  • Semua bahan yang akan di gunakan pastikan dalam keadaan segar. Hindahi penggunakan baking powder atau bahan lainnya yang berasal dari dalam kulkas dan sudah berbau tak sedap.
  • Untuk cmapuran adonannya, pastikan gunakan air dingin, kecuali untuk memasak tempura yang pada umumnya menggunakan air soda dengan tujuan supaya hasil dari penggorengan ini akan menjadi lebih cryspi.
  • Bumbui adonan terlebih dahulu dengan campuran garam dan lada, agar makanan yang kita masak akan terasa lebih gurih. Bisa juga kita mencampurkannya dengan menggunakan bahan bumbu lainnya seperti kaldu jamur, bubuk kari, bbq, maupun bubuk coklat. Penggunakan tepung yang di gunakan sebagai adonan juga sangat penting untuk menjaga bentuk makanan yang kita masak yang di gunakan untuk membalutnya.
  • Untuk mengaduk adonan, sebaiknya gunakan whisk agar hasilnya maksimal dari pada menggunakan garpu. Wisk akan membuat adonan yang kalian gunakan akan menyerap udara lebih banyak sehingga hasil masakan dengan teknik deep frying ini akan menjadi lebih ringan.
  • Jangan gunakan adonan yang telah di bumbui secara berulang beberapa jam kemudian, karena akan membuat tepung menjadi lebih tebal. Pastikan adonan yang di pakai ketika memasak deep frying ini dengan menggunakan adonan yang segar.

5. Penggorengan

Teknik Memasak Deep Frying
https://www.thespruceeats.com/

Yang terakhir adalah penggorengan. Ketika kalian memasukkan bahan masakan ke dalam sebuah penggorengan, sebaiknya gunakan dengan menggunakan bantuan sendok yang berlubang.

Wajan atau kuali yang kalian gunakan pastikan jangan terlalu penuh ketika memasukkan adonan supaya terdapat ruang tersisa dan masakan dapat diisi minyak ketika sudah mengembang.

Ketika membalikkan makanan yang sedang di goreng, sebaiknya dengan menggunakan penjepit.