Tertarik dengan Posisi Store Keeper? Simak Penjelasan Lengkapnya

Apakah Anda pernah mendengar sebuah pekerjaan bernama store keeper? Yup! Salah satu pekerjaan yang memiliki peranan sangat penting baik di hotel, perusahaan, restoran, maupun gudang. Tugas dan tanggung jawab yang besar tentu berbanding lurus dengan gaji yang didapatkan.

Seorang store keeper dituntut mampu menjalankan tugas sesuai dengen SOP yang berlaku. Pekerjaannya berkaitan dengan stok barang dan persediaan barang di general store.

Kelancaran operasional sebuah hotel akan sangat tergantung pada ketersediaan stok barang, oleh karena itu item-item yang dibutuhkan oleh setiap departemen harus ada dan tidak boleh sampai kosong.

Pengertian Store Keeper

Store keeper merupakan bagian dari divisi accounting, ia bertanggungjawab untuk memastikan semua stok item yang dibutuhkan oleh departemen di bagian general store terpenuhi dengan baik.

Store keeper umumnya bertugas untuk menerima, menyimpan, dan mengeluarkan persediaan barang dari gudang dan mengumpulkan catatan transaksi yang terkait. Melakukan verifikasi jumlah barang yagn diterima sesuai permintaan dan memeriksa kuitansi, serta mengumpulkan laporan inventaris barang di setiap periode.

Semua kebutuhan yang diperlukan oleh semua departemen untuk menjalankan pekerjaannya agar mencapai target perusahaan, diserahkan kepada store keeper untuk memastikan ketersediaan barangnya.

Ketidakpastiaan ketersediaan barang harus bisa dimanajemen oleh sebuah hotel dalam mekanisme yang baik. Perlu diketahui bahwa store keeper memilki tingkatan keahlian berdasarkan pengalaman dan wewenang pekerjaan.

Biasanya store keeper tidak membutuhkan standar pendidikan yang terlalu tinggi, tetepi lebih diutamakan bagi mereka yang memiliki skill mumpuni, fisik yang sehat, dan pengalaman kerja terutama di bidang pergudangan/ penyimpanan.

Keterampilan lain yang mungkin diperlukan biasanya kemampuan untuk mengoperasikan komputer pada tingkatan dasar.

Seorang store keeper harus mampu menguasai metode untuk menyelamatkan barang dari resiko hilang, rusak, ataupun busuk. Gudang tempat penyimpanan harus bisa dijaga agar tetap bersih dan aman.

Berbagai ancaman seperti hama tikus yang mungkin bisa merusak bahan yang ada di gudang harus mampu diantisipasi sesuai dengan standar yang berlaku.

Apa itu manajemen persediaan?

Persediaan yang disimpan dalam gudang penyimpanan bertujuan untuk menjaga barang-barang sebelum dipergunakan dalam operasional hotel. Barang yang disimpan dalam gudang dijaga dari resiko kehilangan ataupun kerusakan.

Perencanaan penyimpanan untuk menjaga persediaan agar tidak kurang dan tidak berlebihan dinamakan dengan manajemen persediaan.

Apabila persediaan kebutuhan barang tidak dimanajemen dengan baik, maka akan menimbulkan kekacauan dalam sistem bisnis yang dapat mengakibatkan kerugian. Oleh karena itu seorang store keeper harus menguasai skill manajemen persediaan.

Manajemen persediaan mengatur sedemikan rupa mulai dari mendapatkan barang, penyimpanan, sampai akhirnya diolah atau digunakan dengan maksimal.

Stok barang dapat berupa bahan baku untuk pembuaatan sebuah produk, barang setengah jadi, hingga barang jadi yang sudah siap untuk dipakai.  Stok yang terlalu melimpah berimbas pada biaya penyimpanan yang tinggi.

Sebaliknya, jika stok menipis bahkan kurang, akan berimbas pada terhambatnya kegiatan operasional di hotel atau perusahaan tersebut. Oleh karena itu, persediaan diatur hingga bisa stabil dan memenuhi kebutuhan dengan porsi yang dibutuhkan.

Gudang sebaiknya disediakan dengan standar tertentu sehingga memungkinkan untuk menyimpan stok barang sesuai dengan kategorinya masing-masing.

Misalnya untuk stok makanan, ada yang disimpan dalam could storage untuk bahan makanan yang tidak tahan lama atau produk segar seperti telur, mentega, daging yang akan lebih awet jika disimpan pada suhu dingin, dan sebaginya.

Ruang gudang harus dipelihara oleh store keeper sedemikian rupa sehingga masing-masing item memiliki lokasi penyimpanan sendiri. Hal ini bertujuan untuk kelancaran operasional sehari-hari dalam sebuah hotel ataupun perusahaan.

Pengelolaan harus berpegang pada prosedur first in first out, barang yang datang terlebih dahulu harus yang dikeluarkan atau digunakan terlebih dahulu.

Kendala yang mungkin dihadapi terkait persediaan barang adalah banyak kemungkinan ketidakpastian. Diantaranya adalah pasokan dari supplier yang mungkin terhalang, pengiriman yang tertunda, hingga masalah ketidakpastian demand.

Tugas Store Keeper

Melansir dari Hotelier, seorang store Keeper dituntut untuk dapat memahami manajemen persediaan dengan baik dan memiliki kemampuan untuk bisa mengatur persediaan dengan semaksimal mungkin. Tugas yang dibebankan kepada Store Keeper diantaranya:

  • Bertanggungjawab atas semua pembelian barang persediaan
  • Memanajemen permintaan penyimpanan dari departemen yang mengajukan, sesuai dengan SOP yang berlaku
  • Memastikan barang yang diterima dari supplier sesuai dengan standar kualitas yang bagus
  • Memastikan jumlah barang yang diterima sesuai dengan perintah pembelian ataupun surat jalan
  • Menyimpan barang-barang sesuai dengan standar prosedur yang ada
  • Melakukan pemeriksaan barang atas kemungkinan cacat atau rusak sebelum dimasukan ke dalam penyimpanan barang
  • Mengontrol kualitas barang dan memisahkan penyimpanannya berdasarkan kategori tertentu
  • Mematuhi SOP dalam melaksakakan tugas penyimpanan barang
  • Mencatat dengan baik di kartu persediaan barang, berapa barang yang diterima dan yang digunakan
  • Melakukan pemeliharaan keamanan dan kebersihan gudang tempat penyimpanan stok dan juga barang-barang yang ada di dalamnya
  • Mengawasi masa berlaku barang di standar level persediaan. Jangan sampai barang mencapai masa kadaluwarsa
  • Menghitung barang secara berkala
  • Bekerja sama dengan divisi penerimaan dan pembelian untuk menindaklanjuti pemesanan barang
  • Membantu tugas penerimaan dan perhitungak ketersediaan bulanan
  • Mengikuti SOP untuk pembelian ulang atas barang untuk persediaan cadangan
  • Memastikan bahwa implementasi sistem akunting dan prosedur penyimpanan dilakukan secara konsisten
  • Senantiasa berkordinasi dengan Supervisor terkait persediaan barang
  • Menjalin relasi yang baik dengan para supplier sehingga nama baik diri sendiri maupun hotel/ perusahaan terjaga.

Syarat Menjadi Seorang Store Keeper

Apabila Anda tertarik bekerja sebagai store keeper, pasti Anda akan bertanya apa saja syarat yang biasanya menjadi standar dalam sebuah lowongan pekerjaan untuk posisi store keeper, baik hotel, perusahaan, ataupun restoran.

Umumnya bagi Anda yang ingin menempati posisi store keeper maka pastikan Anda memenuhi kualifikasi minimum berikut ini:

  • Pria atau wanita
  • Usia maksimal 28 tahun
  • Jenjang pendidikan terakhir SMA/ SMK sederajat
  • Berpengalaman sebagai waiters, barista, store crew
  • Berpenampilan menarik
  • Siap bekerja dengan sistem shift
  • Memiliki kemampuan berkomunikasi

Gaji Store Keeper

Setelah berbicara jauh mengenai pengertian store keeper, tugas, dan juga kualifikasinya, maka sekarang kita akan membahas tentang besaran gaji seorang store keeper.

Berbagai macam hotel, perusahaan, maupun restoran yang membutuhkan manajemen penyimpanan pasti mempekerjakan store keeper, mereka biasanya memberikan gaji yang cukup besar. Katakanlah gaji seorang store keeper di Jakarta untuk minimal pendidikan SMA/ SMK sederajat mungkin berkisar Rp. 3.600.000- RP. 4.500.000.

Demikianlah pembahasan seputar store keeper baik hotel, restoran, maupun perusahaan. Bagi Anda yang berminat dengan pekerjaan ini bisa mencoba untuk mencari lowongan pekerjaan yang tersebar di internet dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Selamat mencoba, semoga sukses!