Cara Membuat QR Code Cepat dan Gratis

Kita hidup di sebuah zaman dimana hampir semua aspek kehidupan bisa dipermudah dengan kecanggihan teknologi digital. Dunia seolah dalam genggaman tangan, kita bisa mengakses jutaan informasi dengan begitu mudah dan cepat.

Salah satu teknologi tersebut adalah QR Code atau lebih akrab kita dengar sebagai QR Code.

Melansir dari Gramedia.com, QR Code merupakan sebuah pengembangan dari teknologi barcode atau kode batang. Barcode awalnya mengusung teknologi satu dimensi, kini berevolusi menjadi QR Code dengan mengusung dua dimensi yang dapat mengkodekan informasi secara melintang dan membujur.

QR Code mampu menampung informasi hingga mencapai 7089 digit angka dan 4296 karakter alphanumeric (huruf, angka,simbol spesial).

Teknologi QR Code sangat populer di Negeri Jepang, mereka percaya bahwa teknologi QR Code jauh lebih canggih, mampu menyimpan data yang lebih besar jika dibandingkan dengan kemampuan barcode dalam menyimpan data.

QR Code dapat berisi sebuah tautan, nomor telpon, kupon, kontak, titik lokasi tertentu, detail sebuah acara, penjelasan tentang informasi sebuah produk, atau informasi lain yang ingin disampaikan yang dapat diakses kapanpun dengan mudah.

Begitu juga dengan Indonesia, penggunaan QR Code sudah sangat populer untuk berbagai keperluan bisnis ataupun administrasi. Kamu akan sering menemukannya dimanapun, misalnya di tempat-tempat perbelanjaan, surel, papan reklame, penyedia layanan jasa, bahkan ada di berbagai macam fasilitas umum.

Simak artikel ini untuk mempelajari cara cepat pembuatan QR Code!

Apa itu QR Code?

Meskipun penggunaan QR Code sudah cukup populer di masyarakat Indonesia, sebagian orang masih bertanya-tanya, apa sebenarnya QR Code? Kita mudah menjumpai teknologi ini pada produk yang mungkin menjadi konsumsi sehari-hari.

Tampilan QR Code mudah kita kenali, berbentuk jajaran persegi berwarna hitam, pola-pola kecil tampak seperti teka-teki silang. Jika kita amati lebih detail, ada gambar tersembunyi di dalamnya.

Satu QR Code mampu memuat berbagai informasi, misalnya teks, nomor telepon, alamat URL, dan sebagainya. Apabila kita menjumpainya di sebuah produk, bisa jadi QR Code juga memuat informasi tambahan terkait produk tersebut.

Kamu hanya butuh sebuah smartphone dengan kamera dan aplikasi pembaca QR Code, maka kamu dapat membaca semua informasi yang dimuat dalam QR Code tersebut.

QR adalah akronim dari “Quick Response”, sesuai dengan namanya, QR Code memang diciptakan untuk mampu memberikan respon dengan kecepatan tinggi.

Teknologi matriks dua dimensi ini muncul di Jepang pada tahun 1994, oleh sebuah perusahaan yang bernama Denso-Wave anak perusahaan Toyota. Teknologi QR dulu digunakan untuk kepentingan melacak berbagai macam komponen otomotif.

Pada tahun 2002, QR Code telah digunakan oleh masyarakat luas di Jepang, hingga pada tahun 2004 mendapat standarisasi dari Japan Industrial Standard (JIS).

Meski sempat mengalami penurunan popularitas pada tahun 2013 karena masyarakat dunia tidak tahu cara penggunaannya, tapi pada 2014 saat pengguna smartphone semakin banyak berdampak pula pada pemakaian QR Code yang naik drastis.

Seiring perkembangan zaman, QR Code digunakan untuk kepentingan dengan jangkauan yang lebih luas. Cara kerjanya hampir sama dengan barcode dalam menerjemahkan sebuah pola.

Melihat kemudahan yang ditawarkan, QR Code dengan cepat menjadi populer digunakan untuk keperluan pemasaran, toko, dan media lain. Kecanggihan smartphone mendukung akses untuk decoding gambar, sehingga mudah diakses melalui kamera dan aplikasi khusus.

Bagian-Bagian pada QR Code

Apabila kita mengamati dengan seksama, dalam sebuah QR Code tampak hanya terdiri dari titik-titik hitam-putih. Padahal sebenarnya struktur yang menjadi penyusun dalam QR Code setidaknya ada 7 bagian;

1. Position Detection Markers

bagian-bagia QR Code
gudangssl.id

Position Detection Markers  terletak pada tiga sudut kotak QR Code. Pattern dengan rasio perbandingan yang tepat yakni 1:1:3:1:1 akan membuat QR Code menjadi mudah untuk dideteksi dari segala angle dengan mudah dan cepat.

Tanpa bagian ini, QR Code akan mengalami berbagai kesalahan penerjemahan kode ketika dipindai.

2. Alignment Marking

Bagian QR Code
gudangssl.id

Alignment Marking dengan kotak yang relatif lebih kecil daripada Positioning Detection Markers berfungsi untuk memudahkan alat scan supaya bisa memindai QR Code meskipun ia berada pada permukaan yang tidak rata atau bergelombang.

3. Timing Pattern

gudangssl.id

Timing Pattern berbentuk barisan kotak-kotak kecil membentuk sudut 90⁰, berfungsi untuk mendeteksi kapasitas matriks data yang dapat dimuat pada QR Code.

4. Version Information

gudangssl.id

Version Information adalah bagian yang berfungsi untuk memberikan informasi kepada alat scan tentang versi QR Code yang tengah dipindai.

5. Format Information

gudangssl.id

Format Information akan memudahkan alat scan untuk memindai informasi yang dimuat dalam QR Code.

6. Data dan Error Correction Keys

gudangssl.id

Data dan Error Correction Keys menjadi inti dari sebuah QR Code, tempat seluruh informasi disimpan. Memiliki proteksi untuk melindungi keutuhan data, sehingga meskipun terjadi kerusakan maksimal 30% tetap bisa untuk dipindai.

7. Quiet Zone

gudangssl.id

Quiet Zone menjadi sebuah zona kosong yang membatasi QR Code dengan elemen lain yang ada disekitarnya. Zona kosong ini sangat penting untuk memastikan bahwa dalam proses scan tidak terpengaruh dengan objek lain di sekitar QR Code.

Fungsi dan Manfaat QR Code

QR Code secara umum memiliki fungsi dan manfaat untuk memudahkan penyimpanan informasi penting dan juga memudahkan akses. Mudahnya kita bagi menjadi dua fungsi yakni kepentingan komersil dan umum.

Pertama, fungsi komersial, kecanggihan QR Code berguna untu mempromosikan sebuah produk ataupun jasa. QR Code yang digunakan untuk komersial memudahkan penyedia layanan sehingga konsumen akan dimudahkan untuk mendapatkan akses terkait informasi layanan yang ditawarkan.’

Kedua, fungsi umum, disini QR Code digunakan untuk kepentingan umum seperti mengetahui dimana posisi transportasi umum. Misalnya kamu tengah berada di sebuah halte bus, di sana disediakan QR Code yang bisa kamu akses untuk mendapatkan informasi terkait keberadaan bus yang kamu tunggu.

Selain itu beberapa manfaat atau kemudahan yang bisa kamu dapatkan dengan menggunakan QR Code antara lain:

  • Memudahkan pendataan, proses pendataan yang sebelumnya rumit dan melelahkan akan menjadi jauh lebih efisien.

Misalnya saja pengunjung sebuah event di gedung, mereka harus mengisi data satu persatu, tentu akan memakan waktu yang sangat lama. QR Code hadir untuk menjawab permasalahan semacam ini, pengunjung tinggal scan saat melakukan check-in, maka data akan diinput jauh lebih cepat.

  • Memudahkan proses transfer informasi, detail informasi yang diperlukan untuk mendeskripsikan sebuah produk akan lebih efektif jika dimasukan ke dalam QR Code.

Bandingkan jika informasi tersebut dimuat di dalam booklet cetak, akan sangat merepotkan untuk membagikan pada setiap pengunjung. QR Code memungkinkan informasi lebih mudah diakses kapanpun hanya dengan memindai dengan smartphone yang mereka miliki.

  • Memudahkan transaksi pembayaran, ketika konsumen akan melakukan

Jenis-jenis QR Code

1. QR Code Statis

Jenis ini tidak memungkinkan kamu untuk mengedit ulang jika QR Code sudah dibuat. Informasi yang sudah dimasukkan tidak bisa diubah lagi. Oleh karena itu, QR Code statis cocok dipakai untuk keperluan yang bersifat pribadi, bukan kepentingan komersial. Misalnya untuk pembuatan Wi-fi, V-Card, E-mail, dsb.

2. QR Code Dinamis

Berbeda dengan jenis statis, QR Code dinamis justru memungkinkan kamu untuk mengedit atau memperbaharui informasi yang telah dimasukkan sebanyak mungkin. Oleh karenanya, cocok untuk keperluan komersial, seperti bisnis ataupun marketing.

Jangan khawatir, QR Code dinamis ukurannya bisa tetap dijaga kecil dan ringan, karena data yang dimuat di dalamnya tidak disimpan, tetapi diarahkan pada sebuah URL yang sebelumnya telah ditetapkan.

Cara Membuat QR Code Online secara Cepat!

Meski terlihat kecil dan rumit, ternyata membuat QR Code sendiri sangat mudah! Kamu bisa membuatnya dengan praktis secara online. QR Code akan membuat aktivitas atau kepentinganmu menjadi lebih cepat.

Kamu hanya perlu memindai QR Code dengan smartphone, maka akan muncul konten yang termuat didalamnya. Dengan begitu, kamu bisa memanfaatkan untuk berbagai macam kepentingan, seperti meningkatkan sales dan marketing produk yang kamu miliki.

Berikut adalah langkah-langkah yang sangat praktis untuk diikuti untuk membuat QR Code. Simak sampai selesai, ya!

1. Tentukan Jenis QR Code yang Dibutuhkan

Sebelum kita mulai membuat QR Code kita harus memutuskan kode jenis apa yang kita butuhkan.

Kamu bisa memikirkan untuk apa fungsi utama QR Code yang akan dibuat, apakah untuk mempermudah pembayaran produk yang kamu punya? Memberikan informasi tambahan di undangan acara penting untuk teman sejawat? Atau untuk mendata tamu undangan untuk verifikasi data pengunjung di sebuah gedung?

2. Buka QR Code Generator

QR Code akan dibuat secara otomatis dengan tools yang satu ini. Masukan keyword di internet QR Code Generator, maka akan muncul banyak sekali opsi yang muncul menawarkan  pembuatan kode secara gratis. Misalnya me-QR, QRCode Monkey, Canva, dan masih banyak lagi. Pilih situs yang paling sesuai dengan yang kamu butuhkan

3. Tentukan Tipe Konten yang Akan Kamu Input

lapaksatria

Dalam situs pembuatan QR Code, biasanya ada beberapa pilihan konten yang dapat diatur sesuai kebutuhan. Diantaranya adalah URL, vCard, Text, WA, PDF, dan sebagainya.

4. Input Data yang Kamu Perlukan

Kamu akan diminta untuk memasukan data yang diperlukan. Misalnya dengan memilih opsi URL maka masukkan tautan situs tersebut. Jika memilih opsi Twitter maka kamu akan diminta untuk memasukan  ussername, dan sebagainya.

5. Atur Desain Sesuai Keinginan

lapaksatria

Apabila data yang diperlukan sudah selesai diinput, kamu bisa mengatur tampilan desain sesuai dengan keinginan. Baik dari segi frame, warna, bahkan bisa ditambahan gambar, lho. Kemudian langsung saja unduh QR Code yang sudah selesai dalam berbagai format yang bisa kamu pilih, misal JPG maupun vector (SVG/EPS).

6. Uji Cobalah QR Code Kamu!

Ketika sudah sampai pada step ke-5, berarti kamu sudah berhasil membuat QR Code milikmu sendiri. Gunakan aplikasi scan yang ada di smartphone untuk menguji apakah QR Code yang kamu miliki sudah berfungsi.

QR Code kamu siap dipakai!

Penggunaan QR Code yang sangat praktis, akan memudahkan kamu untuk mampu menyimpan dan membagikan informasi dengan sangat mudah. Selamat mencoba!