Arti Dropship Dalam Jual Beli | Kelebihan Dan Kekurangan

Arti Dropship Dalam Jual Beli | Kelebihan Dan Kekurangan
bukalapak.com

Bisnis online adalah salah satu jenis bisnis yang di zaman sekarang banyak menarik minat orang-orang. Pengusaha yang sudah profesional, UMKM yang baru mulai berkembang, serta pebisnis dari berbagai macam kalangan memulai bisnis online ini.

Siapapun kini bisa memulai membangun bisnis onlineya. Dengan kemudahan yang ditawarkan, pembeli dan penjual bisa saling bertemu dan bertransaksi dengan mudah tanpa bertemu secara langsung.

Nah, bagi kamu yang ingin memulai bisnis online tetapi terkendala pada modal, kamu bisa menjadi seorang dropshipper.

Menjadi seorang dropshipper bukan hanya cocok untuk pemula, tetapi juga cocok tidak terlalu sulit untuk kamu yang masih baru belajar.

Sebelum berbicara lebih jauh mengenai apa itu dropshipper, apakah kamu sudah tahu arti dropshipper dalam jual beli online? jika belum simak terus artikel ini sampai selesai, yah!

Apa Arti Dropship Dalam Jual Beli?

Dropship bisa diartikan sebagai sistem dalam jual beli yang didalamnya terdapat kerjasama antara supplier, pembeli, dan orang yang melakukan dropship itu sendiri yang disebut dropshipper.

Sistem dropship disini maksudnya adalah seorang dropshipper bisa menerima order dari pembeli tanpa menyimpan stok barangnya.

Dropshipper hanya meneruskan orderan kepada penjual apabila ada pembeli yang ingin membeli barang yang ditawarkan.

Dropshipper biasanya bisa mempunyai lebih dari satu supplier. Ia biasanya akan menawarkan atau menjalankan bisnisnya melalui website, media sosial, maupun marketplace.

Cara kerjanya adalah apabila seorang dropshipper tersebut menerima orderan, ia akan menghubungi penjualnya dan meminta penjual untuk menyiapkan pesanan yang ada.

Karena sudah membangun kerjasama, penjual akan tetap mengirimkan barangnya menggunakan nama toko seorang dropshipper.

Selain sangat praktis, bisnis ini juga tidak membutuhkan modal yang besar. Biasanya, seorang sropshipper hanya perlu membayar uang pendaftaran kepada supplier di awal saja. Setelahnya, dropshipper bisa menjalankan bisnisnya sendiri tanpa mengeluarkan dana kembali.

Keuntungan yang diperoleh dropshipper ini diperoleh dari selisih harga yang ditetapkan antara harga dari supplier dengan yang ditawarkan dropshipper.

Lalu Apakah Dropshipper Dan Reseller Sama?

Dropshipper dan reseller pada dasarnya berbeda. Perbedaannya terletak pada ada atau tidaknya stock barang.

Jika reseller biasanya melakukan stock barang, dropshipper hanya menjual produknya saja tanpa memiliki stock barang.

Karena reseller juga mempunyai stock, ia biasanya tetap membutuhkan modal untuk membeli produknya. Dropshipper bisa langsung menjual barangnya hanya dengan mempromosikan gambar, detail produk, dan harganya saja. sangat mudah bukan?

Apa saja sih keuntungan dan kerugikan memulai bisnis sebagai seorang sropshipper ini?

Keuntungan menjadi dropshipper antara lain adalah:

  • Tidak memerlukan modal yang besar
  • Mudah dijalankan oleh pebisnis pemula
  • Tidak perlu melakukan stock barang
  • Bisa memilih sendiri produk yang dijual
  • Bisa dijalankan dimana saja tanpa repot

Kekurangan menjadi dropshipper antara lain adalah:

  • Keuntungan tidak terlalu besar seperti supplier
  • Ketersediaan barang tidak bisa dipastikan oleh dropshipper
  • Reputasi dropshipper bergantung dari supplier
  • Tidak bisa memastikan kecepatan pengiriman barang
  • Kesalahan yang dilakukan oleh supplier bisa berdampak pada kredibilitas dropshipper

Jika kamu ingin memulai karir menjadi seorang dropshipper, kamu bisa mulai mencari supplier terpercaya di beberapa marketplace yang ada. Kamu bisa terlebih dahulu mensurvei tempat mana yang akan dijadikan pemasok untuk bisnis online kamu.

Peluang bisnis menjadi seorang dropshipper ini masih akan terus meningkat selama bisnis online di indonesia masih terus eksis. Tertarik menjadi dropshipper? Selamat mencoba!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *