Apa Itu Arti OEM Dalam Jual Beli? Simak Penjelasan Berikut!

Saat berbelanja di marketplace kamu mungkin sering menemukan produk yang dilabeli dengan tanda OEM, KW, maupun original. Penjual ingin mengetahui kepada calon pembeli tentang perbedaan kualitas dari terhadap status barang yang sedang ditawarkan.

Pada dasarnya, OEM adalah singkatan dari Original Equipment Manufactur. Isilah OEM ini biasanya sering digunakan ketika kamu akan membeli barang seperti kendaraan maupun alat elektronik. Karena apa? Karena barang seperti kendaran dan elektronik tersebar dengan berbagai macam kualitas mulai dari yang asli, menyerupai asli, hingga yang palsu.

Original Equipment Manufactur maksudnya adalah barang yang termasuk dalam kategori asli tanpa tiruan. Perbedaan kualitas barang tersebut bisanya bisa dibedakan dari kualitas, harga, hingga variasinya.

Apa Itu Sebenarnya OEM Dalam Jual Beli?

Secara umum, kualitas produk dibagi menjadi tiga, antara lain adalah Original, OEM, dan KW. Ketiga jenis produk ini tentu berbeda-beda.

Produk original adalah produk yang dijual langsung oleh pembuat sesuai dengan ketentuan dan standar yang ada di perusahaan tersebut. Sedangakan OEM sendiri adalah produk yang kualitasnya sama dengan produk original, tapi memiliki standarisasi yang berbeda dengan produk original, sedangkan produk KW adalah produk yang dibuat mirip atau menyerupai dengan produk aslinya.

Produk Original Equipment Manufacturer di produksi oleh perusahaan yang kemudian di beli, diolah, dan dijual kembali oleh perusahaan yeng menggunakan nama atau brand mereka sendiri. Biasanya, OEM akan dikirim dan didistribusikan ke salah satu perusahaan manufaktur  besar yang memproduksi produk asli brand mereka atas kesepakatan kedua belah pihak.

OEM ini sebenarnya mengacu pada perusahaan yang membuat komponen tertentu untuk dijual ke perusahaan lain. Produk OEM yang sudah di produksi sebelumnya oleh perusahaan produsen dijual ke perusahaan manufaktur dengan merek lain.

Faktanya, masih banyak yang salah kaprah mengartikan produk OEM ini. Banyak yang mengartikan bahwa produk OEM ini adalah palsu.

Komponen yang dijual ke perusahaan maufaktur tersebut bisa langsung dijual langsung ke perusahaan pembeli dengan merek lain. Tetapi ada juga persusahaan manufaktur yang mengolah kembali komponen tersebut menjadi produk yang baru. Mereknya bisa jadi disebukan, bisa jadi tidak. Dalam beberapa kasus, mereknya tetap disebutkan jika berasal dari perusahaan ternama.

Contoh misalnya alat elektronik. Kamu pasti paham beberapa jenis software seperti intel core yang bersal dari micrisoft. Nah, software ini dijual kepada beberapa produsen PC dan laptop seperti Asus, Acer, Dell, Lenovo, dan lain sebagainya.

Contoh lainnya misalnya pada suku cadang motor dan mobil. Komponen tertentu berupa mesin yang ada di mobil dan motor merek toyota, misalnya, adalah produk OEM yang berasal dari perusahaan produsen. Komponen lainnya seperti rem atau sistem pembuangan mobilnya juga bisa jadi mengambil dari produk OEM perusahaan produsen lain.

Perbedaan produk OEM dengan produk original ada pada pihak yang memproduksi, memasarkan, dan harga yang ditawarkan. Produk OEM bukan di produksi oleh penjual, tidak seperti produk original. Pihak yang memasarkan produk OEM adalah perusahaan pembelinya. Dan kaitannya dengan harga, produk original pasti lebih mahal dibandingan dengan produk OEM, karena perusahaan manufaktur pasti sudah memiliki kontrak tertentu.

Produk OEM dan original memang semacam serupa tapi tak sama. Hanya saja, jika dibandingkan dengan keamanannya, produk original terbilang lebih aman. Lebih aman karena apabila kamu mendapati kendala tertentu, kamu bisa langsung ke produsennya.

Tapi, untuk kamu yang sering mempertimbangkan isi dompet, produk OEM tetap legal untuk digunakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *